BANJARBARUEMAS.COM — Sehari setelah menyalurkan bantuan kepada lebih dari 3.000 pekerja sektor nonformal, Yayasan Abdul Aziz Halaby kembali melanjutkan program sosial Ramadan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Pada Kamis (19/3/2026), yayasan tersebut menyalurkan zakat kepada 338 petugas rumah ibadah lintas agama yang tersebar di seluruh wilayah kota.
Para penerima terdiri atas marbot masjid, serta penjaga dan pengelola gereja dan pura. Mereka selama ini bertugas menjaga kebersihan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas ibadah umat di tempat masing-masing.
Pembina Yayasan Abdul Aziz Halaby, Hj Erna Lisa Halaby, mengatakan penyaluran zakat pada hari kedua Ramadan ini memang difokuskan kepada para petugas rumah ibadah sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka yang kerap bekerja di balik layar.
“Pada hari kedua ini, kami menyalurkan zakat kepada 338 petugas rumah ibadah, tidak hanya marbot masjid, tetapi juga penjaga gereja dan pura. Harapannya, bantuan ini bisa dirasakan secara merata,” ujarnya.
Menurut Hj. Erna Lisa, Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperluas jangkauan kepedulian sosial. Selain menjalankan kewajiban keagamaan, zakat juga dimaknai sebagai instrumen untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.
“Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperluas kepedulian. Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas dan kebersamaan di tengah masyarakat Banjarbaru yang beragam,” ujar Hj. Erna Lisa Halaby.
Penyaluran zakat dilakukan melalui pendataan dan koordinasi dengan pengelola rumah ibadah di lima kecamatan di Banjarbaru. Yayasan memastikan bantuan diterima oleh petugas aktif yang sehari-hari bertanggung jawab atas operasional rumah ibadah.
Sejumlah penerima menyambut bantuan tersebut dengan rasa syukur. Bagi sebagian dari mereka, tambahan dukungan menjelang Idulfitri dinilai membantu memenuhi kebutuhan keluarga, terutama di tengah meningkatnya pengeluaran rumah tangga pada bulan Ramadan.
Program ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial Ramadan yang digelar yayasan. Sebelumnya, pada Rabu (18/3/2026), yayasan menyalurkan bantuan kepada lebih dari 3.000 pekerja sektor nonformal, termasuk petugas kebersihan, guru mengaji, penggali kubur, dan penjaga makam.
Melalui kegiatan tersebut, Yayasan Abdul Aziz Halaby berharap nilai toleransi dan persaudaraan antarumat beragama di Banjarbaru semakin kokoh. Semangat berbagi pada bulan suci, menurut yayasan, diharapkan tidak hanya menghadirkan manfaat material, tetapi juga memperkuat harmoni sosial di tengah keberagaman.
“Ramadan mengajarkan kita bahwa kepedulian tidak mengenal batas. Melalui zakat ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang bukan hanya dirasakan secara materi, tetapi juga menguatkan rasa persaudaraan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Banjarbaru,” pesan Hj Erna Lisa Halaby.(be)
305
Tidak ada komentar