BANJARBARUEMAS.COM — Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, kembali menjadi rujukan praktik baik pelayanan publik. Pada Kamis (30/4/2026), kecamatan ini menerima kunjungan kerja Kecamatan Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru, yang dipimpin langsung oleh Camat Pulau Laut, Frida Yusiana.
Kunjungan tersebut bertujuan melakukan studi tiru terhadap berbagai capaian Banjarbaru Utara, terutama dalam bidang pelayanan publik, penguatan Kecamatan Siaga Bencana, serta peningkatan kinerja kelurahan.
Rombongan disambut Camat Banjarbaru Utara, Taufiq Purwanto, bersama jajaran.
Dalam pertemuan itu, Frida Yusiana mengungkapkan apresiasinya terhadap inovasi yang dikembangkan. Ia menilai, berbagai terobosan di Banjarbaru Utara mampu memberikan kemudahan nyata bagi masyarakat dalam mengakses layanan.
“Kunjungan kerja kami ke Kecamatan Banjarbaru Utara ini benar-benar berkesan. Banyak inovasi dalam pelayanan yang memudahkan masyarakat. Semoga terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi daerah lain,” ujar Frida.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan kerja sama antardaerah dalam meningkatkan kualitas layanan publik.
“Terima kasih atas sambutan yang hangat. Semoga silaturahmi dan sinergi ini terus terjalin untuk pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Banjarbaru Utara, Taufiq Purwanto, menjelaskan bahwa berbagai inovasi yang diterapkan merupakan bagian dari kebijakan strategis Pemerintah Kota Banjarbaru. Kebijakan tersebut mendorong setiap satuan kerja perangkat daerah menghadirkan inovasi pelayanan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurut Taufiq, penguatan pelayanan dilakukan melalui pelimpahan sebagian kewenangan kepada camat dan lurah agar proses layanan menjadi lebih cepat dan efisien. Selain itu, seluruh pelayanan administrasi ditegaskan harus berjalan sesuai standar operasional prosedur serta tidak dipungut biaya.
Pendampingan dari Ombudsman RI juga menjadi bagian penting dalam memastikan layanan bebas dari maladministrasi. Di sisi lain, pengembangan Kecamatan Siaga Bencana dilakukan dengan melibatkan masyarakat secara aktif, sehingga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dapat ditingkatkan.
Tak hanya menekankan inovasi, Taufiq juga memastikan bahwa budaya pelayanan yang terbuka terhadap kritik terus dijaga. Masukan dari masyarakat dinilai sebagai bagian penting dalam mendorong perbaikan berkelanjutan.
Kunjungan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang berbagi pengalaman, tetapi juga memperkuat sinergi antarwilayah dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin responsif, transparan, dan berkualitas.
“Pada prinsipnya, kami di Kecamatan Banjarbaru Utara terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Seluruh layanan kami pastikan gratis dan sesuai standar, serta kami terbuka terhadap kritik dan saran yang konstruktif agar pelayanan semakin prima dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Taufiq.(be)