BANJARBARUEMAS.COM — Upaya Pemerintah Kota Banjarbaru untuk mewujudkan diri sebagai Kota Kreatif kembali mendapat dorongan kuat dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda). Rabu (10/12/2025), organisasi yang menjadi rumah besar para perajin ini menggelar Rapat Koordinasi perdana bersama pengurus masa bakti 2025–2030 di Aula Mess L, Jalan Garuda, Banjarbaru.
Rakor ini merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan program kerja Dekranasda dengan arah pembangunan ekonomi kreatif daerah. Di tengah peningkatan minat publik terhadap produk kerajinan lokal, Dekranasda menegaskan komitmennya memperkuat pembinaan dan membuka ruang kolaborasi lintas sektor.
Sinergi untuk Memperkuat Ekosistem Kerajinan
Ketua Dekranasda Kota Banjarbaru, Hj. Ririen Kartika Rini, memimpin langsung agenda tersebut. Dalam arahannya, Hj. Ririen menekankan pentingnya kebersamaan antarperangkat daerah dalam mengembangkan potensi kerajinan—mulai dari sasirangan bordir, lukis, purun, hingga inovasi kerajinan modern.
“Kami berharap ada dukungan dan kolaborasi dengan dinas-dinas melalui program yang dapat disinergikan bersama Dekranasda. Kerajinan seperti sasirangan bordir, lukis, purun, dan lainnya perlu terus kita kembangkan,” ujarnya.
Hj. Ririen juga menyatakan keyakinannya bahwa Banjarbaru memiliki modal kreatif yang sangat besar.
“Orang Banjarbaru itu kreatif. Mudah-mudahan akan lahir lebih banyak produk baru. Dekranasda harus siap mensupport perajin agar karya mereka terus berkembang,” imbuhnya.
Rapat koordinasi ini membuka ruang dialog aktif. Para pengurus menyampaikan gagasan terkait strategi pemasaran, inovasi produk, pemanfaatan teknologi, hingga peluang kemitraan dengan sektor swasta.
Berbagi Praktik Baik dengan Daerah Lain
Usai rakor, Dekranasda Kota Banjarbaru menerima kunjungan dari Dekranasda Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Kunjungan studi tiru ini menjadi momentum berbagi pengalaman terkait pola pembinaan perajin, pengelolaan program kerja, dan upaya mengembangkan produk kerajinan berbasis budaya.
Pertemuan antardaerah semacam ini dinilai penting untuk memperluas jejaring sekaligus memperkaya perspektif dalam memajukan industri kerajinan.

Misi Besar: Melestarikan Warisan, Menguatkan Ekonomi Kreatif
Sebagai organisasi yang berperan langsung dalam pembinaan perajin, Dekranasda memiliki mandat besar: melestarikan warisan budaya, memperkuat identitas lokal, sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kerajinan.
Fokus utamanya meliputi:
- Melestarikan dan mengembangkan warisan budaya, dengan mendorong kerajinan berbasis kearifan lokal.
- Meningkatkan kesejahteraan perajin, melalui pendampingan usaha dan semangat kewirausahaan.
- Meningkatkan kualitas dan kuantitas produk, lewat pelatihan, pembinaan, dan pemanfaatan teknologi.
- Memperluas pasar hingga level nasional dan internasional melalui pameran dan strategi pemasaran terpadu.
- Mendukung pemerintah dalam merumuskan kebijakan industri kerajinan dan ekonomi kreatif.
Dekranasda Banjarbaru juga menyiapkan sejumlah kegiatan utama: pelatihan perajin, riset dan pengembangan produk, hingga event promosi seperti Dekranasda Fest dan gerai pemasaran terpadu.
Menguatkan Identitas Banjarbaru Sebagai Kota Kreatif
Melalui koordinasi yang semakin solid dan jejaring kerja yang semakin luas, Dekranasda Banjarbaru menegaskan posisinya sebagai garda depan pengembangan ekonomi kreatif daerah. Upaya ini sekaligus mendukung visi pemerintah kota untuk menumbuhkan ekosistem kreatif yang inklusif dan berkelanjutan.
Banjarbaru terus bergerak, dan lewat kerajinan yang bertumpu pada warisan budaya serta inovasi pelaku kreatif, kota ini semakin mantap melangkah menuju predikat Kota Kreatif Indonesia.(be)