Banjarbaru Utara Juara Umum MTQ XXI Banjarbaru 2026, Borong Tiga Gelar Tertinggi

waktu baca 4 menit
Senin, 19 Okt 2026 13:43 113 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM — Kecamatan Banjarbaru Utara berhasil menjadi juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXI Tingkat Kota Banjarbaru Tahun 2026 dengan nilai 171.
Kafilah Banjarbaru Utara sekaligus memborong tiga gelar tertinggi, yakni Juara Umum Kecamatan, Juara Umum Perorangan, dan Piala MTQ Bergilir Wali Kota.

MTQ XXI Tingkat Kota Banjarbaru resmi ditutup Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, di Aula Gedung Bina Satria Kota Banjarbaru, Jumat (16/10/2026) malam.
Gelaran MTQ tahun ini diikuti 168 peserta yang berasal dari seluruh wilayah Kota Banjarbaru.
Para peserta berkompetisi dalam delapan cabang perlombaan dengan penilaian dilakukan Dewan Hakim.

Dari hasil perlombaan, Kecamatan Banjarbaru Utara keluar sebagai kafilah dengan perolehan terbaik. Sementara itu, gelar Juara Umum Perorangan diraih Muhammad Riduan Husairi, yang juga merupakan peserta dari Kecamatan Banjarbaru Utara.

Keberhasilan tersebut menjadi buah dari proses pembinaan yang dilakukan secara intensif selama lebih dari dua bulan.
Pembinaan melibatkan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Banjarbaru Utara, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banjarbaru Utara, pemerintah kecamatan, serta sejumlah pihak yang mendukung persiapan kafilah.

Camat Banjarbaru Utara sekaligus Ketua Kafilah MTQ Banjarbaru Utara, Taufik Purwanto, mengaku bersyukur atas capaian yang diraih para peserta.

“Tentunya selaku Ketua Kafilah MTQ BBU saya sangat bersyukur. Semoga dakwah dan syiar Islam semakin bermanfaat serta generasi muda semakin cinta dan gemar membaca Al-Qur’an,” kata Taufik.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan hingga pelaksanaan MTQ.

“Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada seluruh pihak yang sudah mendukung dan menyuport ini,” ujarnya.

Prestasi kafilah Banjarbaru Utara tersebut tidak terlepas dari pembinaan Ketua LPTQ Kecamatan Banjarbaru Utara H. Bambang bersama Ustadz Zaki. Pembinaan juga mendapat dukungan Ketua LPM Kecamatan Banjarbaru Utara Mujiono serta suport penuh Kepala KUA Kecamatan Banjarbaru Utara Ustadz Ahmad Gazali.

Ustadz Zaki yang merupakan Penyuluh Agama KUA Banjarbaru Utara sekaligus juru bicara Kafilah Banjarbaru Utara mengatakan, keberhasilan menjadi juara umum merupakan hasil kerja bersama yang dipersiapkan secara serius.

“Pertama, bersyukur kepada Allah SWT atas raihan Juara Umum MTQ ke XXI tingkat Kota Banjarbaru bagi Kafilah Kecamatan Banjarbaru Utara,” ujar Zaki.

Menurut dia, persiapan kafilah dilakukan selama lebih dari dua bulan. Proses tersebut melibatkan Pengurus LPTQ, Kepala KUA dan jajaran, serta Camat Banjarbaru Utara beserta jajaran.

“Usaha yang dilakukan selama lebih dua bulan dalam rangka mempersiapkan peserta dari Pengurus LPTQ, Kepala KUA dan jajaran serta Bapak Camat beserta jajaran, membuahkan hasil yang terbaik,” katanya.

Zaki juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Banjarbaru, Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru, LPTQ Kota Banjarbaru dan seluruh pihak yang telah bersama-sama membangun tim MTQ yang solid.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Banjarbaru, Kantor Kemenag Kota Banjarbaru, LPTQ Kota Banjarbaru dan seluruh pihak yang telah bersama-sama membangun team MTQ yang solid, dan mendoakan Kafilah Kecamatan Banjarbaru Utara sehingga mendapatkan hasil yang maksimal,” tutur Zaki.

Ia menegaskan, keberhasilan di MTQ tingkat kota bukan menjadi akhir perjalanan bagi para peserta. Prestasi tersebut justru harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Bagi para peserta jangan berhenti dengan hasil yang diraih, teruslah membumikan Al-Qur’an sebagai Kalam Allah SWT, dan sarana syi’ar Al-Qur’an dan syi’ar agama Islam,” katanya.

Sementara itu, dalam sambutan tertulis Wali Kota yang disampaikan Sekda Banjarbaru Sirajoni, para peserta MTQ diminta terus bersemangat mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an.

MTQ diharapkan tidak berhenti sebagai ajang perlombaan, tetapi menjadi bagian dari pembentukan generasi Qur’ani di Banjarbaru.

Pelaksanaan MTQ XXI juga diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk mencetak qari-qariah serta hafiz-hafizah yang berprestasi.
Pembinaan tersebut sejalan dengan Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani LPTQ bersama lembaga terkait untuk membangun pembinaan generasi Qur’ani yang lebih terarah.

Ketua LPTQ Kota Banjarbaru, Hendri Atmaja, mengatakan para peserta yang berhasil meraih juara akan mendapatkan pembinaan dan pelatihan lanjutan. Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.(be)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA