BANJARBARUEMAS.COM – Wali Kota Banjarbaru,Hj Erna Lisa Halaby, sangat memperhatikan perkembangan dunia film pelajar dan santri di Kota Banjarbaru.
Itu bisa dibuktikan dengan digelarnya Festival Film Siswa dan Santri yang mengusung tema Gastronomi Banjarbaru dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru.
Kegiatan tersebut untuk memberikan ruang kreativitas generasi muda dalam mengangkat kekayaan kuliner khas daerah melalui karya audio visual.
Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, menyampaikan apresiasi atas kreativitas siswa dan santri yang mampu mengangkat kuliner lokal menjadi karya film yang inspiratif.
“Melalui festival ini, potensi besar generasi muda dalam mengembangkan kreativitas sekaligus melestarikan budaya daerah nbisa kita saksikan bersama. Soto Banjar yang diangkat dalam film menjadi simbol kekayaan kuliner yang patut dibanggakan,” ujarnya saat pengumuman hasil pemenang, Sabtu, (18/04/2026) malam.
Wali Kota juga berharap kegiatan serupa terus digelar untuk mendorong tumbuhnya talenta-talenta muda di bidang industri kreatif, khususnya perfilman di Banjarbaru.
“Kegiatanb positif semacam ini harus terus dilaksanakan, kalau itu rutin bukan tidak mungkin kedepan akan muncul bakat-bakat sineas dari Banjarbaru,”tegasnya.
Festival kali ini mengambil fokus pada kuliner legendaris Soto Banjar, para peserta menampilkan beragam cerita, bahkan film-film yang diproduksi tidak hanya menonjolkan cita rasa, tetapi juga nilai budaya, tradisi, hingga kisah kehidupan masyarakat Banjar yang lekat dengan hidangan tersebut.
Kaetua Dewan Juri,Hadrian Yudha Sakti dari Banjarmasin mengatakan bahwa semua film yang dikirimkan peserta adalah karya-karya terbaik,bahkan saat dewan juri bersidang menurutnya sempat sangat alot menentukan pemenangnya.
“Ada tiga dewan juri, saat kami sidang menentukan siapa yang akan jadi penenang sangat sulit, karena rata-rata berimbang secara kualitas. Namun karena ini kompetisi maka harus ada yang menang dan kalah,”ucapnya.
Pada kategori Film Terbaik, juara pertama diraih oleh Karindangan Soto Banjar (Short Movie) karya SMA Negeri 1 Banjarbaru. Juara kedua diraih Semangkuk Rasa di Tanah Banjar (Video Feature) dari SMP Negeri 4 Banjarbaru, dan juara ketiga Dari Sudirman ke Banjarbaru (Short Movie) produksi Pondok Pesantren Al Falah Puteri Banjarbaru.
Sementara itu, penghargaan Film Favorit jatuh kepada Rasa Dibalik Semangkok Soto Banjar (Short Movie) karya SMP Islam Al-Azhar 47 Banjarbaru.
Untuk kategori individu, Rina Maryana berhasil meraih penghargaan Pemeran Utama Terbaik berkat perannya sebagai Mama Amat dalam film Karindangan Soto Banjar. Sedangkan penghargaan Pemeran Pendukung Terbaik diraih Khairunnisa atas perannya sebagai Idang Puspita dalam film Dari Sudirman ke Banjarbaru.
Festival ini sebelumnya diikuti sejumlah nominasi terbaik, di antaranya Semangkuk Rasa di Tanah Banjar, Rasa Dibalik Semangkok Soto Banjar, Dari Sudirman ke Banjarbaru, serta Karindangan Soto Banjar.
Selain itu, nominasi Pemeran Utama Terbaik diisi oleh Muhammad Farhan, Rina Maryana, dan Galuh Anindya. Sedangkan nominasi Pemeran Pendukung Terbaik meliputi Nadhira Safani, Khairunnisa, dan Ristie Nurhaliza.(be)
177
Tidak ada komentar