Ekspose LKPJ 2025, Wali Kota Hj. Erna Lisa Halaby Tegaskan Pembangunan Harus Terukur dan Berdampak Nyata

waktu baca 2 menit
Rabu, 25 Feb 2026 20:43 261 Banjarbaru Emas 2

BANJARBARUEMAS.COM — Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar Ekspose Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2025 di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (24/02/2026). Kegiatan ini menjadi forum resmi evaluasi kinerja pembangunan daerah selama satu tahun terakhir sekaligus penegasan arah kebijakan ke depan.

Ekspose tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, jajaran kepala perangkat daerah, serta perwakilan Badan Pusat Statistik Kota Banjarbaru.

Dalam sambutannya, Wali Kota Erna Lisa Halaby menegaskan bahwa LKPJ bukan sekadar laporan administratif tahunan, melainkan instrumen penting untuk mengukur efektivitas program serta memastikan setiap kebijakan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Setiap rupiah anggaran harus bisa dipertanggungjawabkan, setiap program harus terukur dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujarnya.

Paparan teknis LKPJ disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Kanafi. Ia menjelaskan capaian indikator makro pembangunan sepanjang 2025, mulai dari pengendalian inflasi daerah, penurunan angka kemiskinan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

Menurut Kanafi, stabilitas harga kebutuhan pokok selama 2025 relatif terkendali melalui sinergi lintas sektor dan optimalisasi peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah. Di sisi lain, angka kemiskinan menunjukkan tren penurunan dibanding tahun sebelumnya, seiring penguatan program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Evaluasi ini menjadi bahan penting untuk memperbaiki kebijakan yang belum optimal dan memperkuat program yang sudah berjalan baik,” kata Kanafi.

Kehadiran BPS Kota Banjarbaru dalam forum tersebut dinilai strategis untuk memastikan evaluasi berbasis data statistik yang objektif. Penguatan data menjadi landasan dalam menilai keberhasilan program serta menyusun langkah korektif ke depan.

Pemerintah Kota Banjarbaru menilai, kolaborasi antara perangkat daerah dan lembaga statistik menjadi kunci dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Dengan pendekatan berbasis data (evidence-based policy), setiap kebijakan diharapkan lebih tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ekspose LKPJ 2025 ini sekaligus menjadi momentum refleksi atas perjalanan pembangunan Banjarbaru selama setahun anggaran. Pemerintah berkomitmen melanjutkan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan, kualitas layanan publik, serta penguatan stabilitas ekonomi daerah.

Melalui evaluasi menyeluruh dan komitmen perbaikan berkelanjutan, Banjarbaru diarahkan menuju tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.(be)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA