Iklan — 728×90
Zona Iklan
Iklan — 728×90

Wali Kota Banjarbaru Konsolidasikan SKPD di Awal 2026, Perkuat Mitigasi Banjir dan Pastikan Warga Terdampak Terlayani

6 Januari 2026
02:59 WIB
4 mnt baca
3 tayangan
Bagikan: Facebook X

BANJARBARUEMAS.COM — Pemerintah Kota Banjarbaru mengawali tahun 2026 dengan memperkuat konsolidasi internal birokrasi sekaligus merespons cepat bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah. Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kota Banjarbaru, Senin (5/1/2026), di Aula Gawi Sabarataan.

Rakor yang dihadiri seluruh kepala SKPD ini menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan pelaksanaan program dan kebijakan pemerintah daerah berjalan selaras, efektif, dan tepat sasaran sejak awal tahun anggaran.

Dalam arahannya, Wali Kota Lisa menekankan bahwa tantangan pembangunan kota tidak bisa dihadapi secara sektoral. Diperlukan kerja kolektif, respons cepat, serta kehadiran nyata pemerintah di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi kondisi darurat seperti banjir.

“Sinergi antar perangkat daerah adalah kunci. Kita tidak hanya bicara perencanaan di atas kertas, tetapi bagaimana kebijakan itu hadir dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Lisa.

Ia menegaskan, Rakor tidak hanya berfungsi sebagai forum evaluasi dan perencanaan, tetapi juga sebagai ruang konsolidasi untuk merespons dinamika lapangan, termasuk bencana hidrometeorologi yang berulang terjadi akibat curah hujan tinggi.

Dalam Rakor tersebut, Wali Kota juga mengarahkan penguatan langkah mitigasi banjir, mulai dari kesiapsiagaan aparatur wilayah, optimalisasi peran camat dan lurah, hingga percepatan penyaluran bantuan bagi warga terdampak. Seluruh perangkat daerah diminta bekerja terpadu agar pelayanan publik tetap berjalan optimal meski dalam situasi darurat.

Usai Rakor, Wali Kota Lisa langsung menginstruksikan jajaran camat dan lurah untuk melakukan pendataan menyeluruh terhadap warga terdampak banjir di wilayah masing-masing. Pendataan ini menjadi dasar penyaluran bantuan serta langkah penanganan lanjutan.

Berdasarkan data sementara, banjir Sungai Lokbana merendam Perumahan Graha Mahkota Damar Sejahtera di RT 12 RW 03 Kelurahan Guntung Payung. Sebanyak 21 rumah terdampak, dengan 18 kepala keluarga tercatat masih bertahan di lokasi meski sebagian area permukiman tergenang.

Sementara itu, di Perumahan Aero Polis 2 Handil Gotong Royong RT 12 RW 03, banjir menggenangi 28 unit rumah. Enam kepala keluarga terdampak langsung dan membutuhkan perhatian khusus, terutama terkait kebutuhan logistik dan keselamatan.

Pada hari yang sama, Selasa (5/1/2026), Wali Kota Banjarbaru turun langsung meninjau warga terdampak banjir yang mengungsi di Kantor Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Landasan Ulin. Mayoritas pengungsi berasal dari kawasan Jalan Tambak Buluh yang sejak malam sebelumnya terendam akibat hujan dengan intensitas tinggi.

Genangan air yang masuk ke permukiman memaksa sebagian warga meninggalkan rumah demi keselamatan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Lisa Halaby menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok, makanan siap saji, serta perlengkapan dasar lainnya. Bantuan ini ditujukan untuk menopang kebutuhan warga selama berada di tempat pengungsian.

“Kami ingin memastikan warga yang mengungsi mendapatkan pelayanan dan bantuan yang layak. Keselamatan dan kesehatan warga menjadi prioritas utama pemerintah,” kata Lisa di hadapan para pengungsi.

Ia juga menginstruksikan jajaran terkait untuk terus memantau kondisi pengungsian, menjaga kebersihan lingkungan, serta memastikan ketersediaan logistik dan layanan kesehatan dasar.

Selain menyerahkan bantuan, Wali Kota Lisa Halaby menyempatkan diri berdialog langsung dengan warga. Ia mendengarkan keluhan, mencatat kebutuhan mendesak, serta memberi penguatan moril kepada warga agar tetap tenang menghadapi situasi darurat.

Upaya penanganan banjir tidak berhenti hingga siang hari. Hingga malam, Wali Kota Banjarbaru kembali memastikan penyaluran bantuan dengan membagikan paket sembako kepada warga terdampak di Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada warga terdampak yang terlewat dari perhatian pemerintah.

Respons cepat Pemerintah Kota Banjarbaru mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat. Koordinator Gerakan Masyarakat Cinta Kota, Suhari, menilai kepemimpinan Wali Kota Banjarbaru dalam situasi darurat patut diapresiasi.

“Kerja cepat Wali Kota dan jajaran di bawahnya membuat warga merasa aman dan diperhatikan. Dibandingkan beberapa daerah lain, respons Pemerintah Kota Banjarbaru sangat sigap ketika warganya tertimpa musibah,” ujar Suhari.

Pemerintah Kota Banjarbaru memastikan akan terus melakukan pemantauan kondisi banjir, memperbarui data warga terdampak, serta mengoptimalkan langkah mitigasi untuk meminimalkan dampak banjir ke depan. Konsolidasi birokrasi dan kehadiran langsung pimpinan daerah di lapangan menjadi bagian dari komitmen menjaga keselamatan dan kesejahteraan warga Banjarbaru.(be)

Artikel ini bermanfaat? Bagikan: Facebook X

Banjarbaru Emas 2

Jurnalis — banjarbaruemas.com
Iklan — 728×90
Zona Iklan
Iklan — 728×90

💬 Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.